Lengkap! Inilah 8 Jenis Logo yang Harus Dipahami Desainer Grafis

Lengkap! Inilah 7 Jenis Logo yang Harus Kita Pahami


Jika kita amati ada berbagai macam bentuk Logo yang ada saat ini. umumnya logo itu terbagi menjadi 2 tipe elemen yaitu logomark dan logotype. Namun tahukah kamu bahwa berbagai macam bentuk logo itu bisa diklarifikasikan menjadi berbagai macam jenis yang lebih rinci. Hmm kira kira apa saja ya ? sebelum kita bahas, bagi kamu yang belum mengerti logo bisa dibaca dulu artikel "Inilah Definisi, Tujuan dan Sejarah Logo yang Sebenarnya" di blog kami, jika sudah yuk kita bahas!

Logo berupa Teks


1. Logotype / Wordmark Logo

Logotype / Wordmark Logo

Logo jenis ini merupakan logo yang paling umum ditemukan. Logo jenis ini didominasi berupa tulisan saja yang isi tulisan itu merupakan nama branding itu sendiri. Sebenarnya bukan hanya teks saja namun terkadang ada juga yang diberi pemanis (grafis pendukung) untuk mendukung teks branding itu sendiri. Wordmark logo mengandalkan jenis font tertentu yang menjadi branding, sehingga pemilihan font tentu akan sangat krusial. Usahakan jika kita membuat logo dengan jenis ini lebih baik buat font yang unik dan berbeda. Hati hati juga dengan font yang memiliki karakter dengan logo yang sudah ada.

Ada beberapa logo yang memiliki elemen yang penting dan menonjol yang secara keseluruhan memiliki ciri yang sangat khusus. Logo jenis tersebut biasa disebut Pictorial name logos. Contoh jenis logo ini adalah Logo Coca-cola. Karena kekuatan visual fontnya tersebut kuat maka jika kita mengganti tulisan coca cola dengan yang lain pun orang masih ngeh bahwa itu logo coca cola. Sehingga logo masih nampak walau teks nya diganti.

2. Geometric Wordmark Logo

Geometric Wordmark Logo

Hampir mirip dengan Wordmark Logo, Geometric Wordmark Logo merupakan logo berupa tulisan saja yang isi tulisan itu merupakan nama branding itu sendiri dengan menggunakan latar bentuk geometris (lingkarang oval, persegi, persegi panjang, segitiga, segilima dkk). Pemilihan latar disesuaikan dengan text yang ada dan tujuan yang dimaksud oleh desainer,Logo jenis ini memiliki sifat yang ringkas dan flexible.

3. Lettermark Logo / Initials Logo

Lettermark Logo / Initials Logo

Lettermark Logo adalah logo yang beberupa huruf depan atau inisial dari suatu branding. Huruf yang sudah ada dimodifikasi sedemikian rupa dengan berbagai style sehingga menjadi identitas pengenal dari suatu branding. Lettermak logo biasanya terdiri dari 1 sampai 3 huruf. Untuk membuat logo ini tentu memiliki kesulitan yang lebih tinggi dibanding wordmark logo apalagi jika inisial logo sudah dipakai oleh merk yang sudah terkenal.


Logo berupa Gambar


4.  Pictorial Marks

Pictorial Logo

Berbeda dengan wordmark dan lettermark logo, logo jenis ini malah bertolak belakang. Logo ini biasanya tidak memiliki tulisan atau teks, melainkan berupa gambar tertentu yang mewakili branding nya. Namun dalam sebagian kasus terkadang kita menemukan teks di pictorial logo akan tetapi biasanya teks tersebut hanya untuk pendukung dari gambarnya. Di zaman modern saat ini, pictorial logo biasanya disajikan simple atau dibuat deformasi namun tetap mewakili tujuan, visi misi branding dan filosofi perusahaan. Banyak bentuk yang bisa dibuat, dari bentuk simbol, bentuk hewan, bentuk alam, bentuk benda atau bentuk apapun yang masih kita pahami itu bentuk apa. Namun dalam menentukan bentuk logo ini terbagi menjadi dua jenis yaitu:
  • Allusive Logo : memiliki hubungan yang tidak langsung antara nama dengan logonya
    Contoh Logo : Apple, Avira, Mercedes Benz
  • Associative Logo memiliki asosiasi langsung dengan nama produk atau wilayah aktifitasnya.
    Contoh Logo : Shell, 20th Century Fox, Android, Twitter
Untuk membuat logo ini tentu harus memiliki kreativitas yang lebih tinggi. Sang kreator logo harus memikirkan sasaran dan pemakaian jangka panjang juga.

5. Abstract Logo

Abstract Logo

Abstrak Logo menjadi logo yang lebih sulit lagi dari pictorial logo, karena bentuk logonya berupa gambar yang abstrak dan tidak tahu itu bentuk apa. Biasanya logo jenis ini berbentuk geometris atau organis. Namun bisa saja bentuk yang lebih kompleks. Dalam membuat logo abstrak tidak semudah apa yang kita bayangkan karena justru ini menjadi suatu pekerjaan yang lebih rumit, bagaimana kita membuat logo abstrak namun harus tetap memiliki makna, filosofi, tujuan dan visi misi dari suatu branding.

6. Mascots Logo

Mascots Logo

Mascots Logo memanfaatkan sebuah karakter (maskot) sebagai branding nya, maskot tersebut bisa berbentuk manusia, hewan, tumbuhan atau bahkan benda yang seolah olah hidup yang sudah di deformasi (sederhanakan). Biasanya logo ini memiliki mata dan bagian panca indra lainya. Maskot bisa dibuat lucu, imut, keren, bahkan seram sakalipun tergantung dari tujuan dan tema branding yang dibuat.

Logo berupa Teks dan gambar


7. Emblem Logo

Emblem Logo

Emblem Logo biasa kita temukan di klub sepak bola dan logo daerah. Ciri cirinya logo ini memiliki dasar bentuk menyerupai tameng atau Lingkaran. Biasanya didalamnya terdapat tulisan nama branding dengan logo tertentu yang terdapat di tengah tengahnya.

8. Combination Logo

Combination Logo

Logo jenis ini merupakan kombinasi dari berbagai jenis logo yang sudah disebutkan sebelumnya. Biasanya logo ini merupakan logo versi lengkap karena terdapat gambar dan tulisan. Objek logo satu dengan yang lainya saling mendukung dan saling mendominasi (sama-sama kuat) sehingga tidak bisa dipisahkan.

Itulah jenis jenis logo yang ada saat ini, Jenis jenis logo diatas berdasarkan pendapat John Murphy dan Michael Rowe (dikutip Perdana, 2007) serta Wheeler (dikutip Ramanda, 2011), jika kamu bingung dan memiliki pertanyaan silakan tanyakan pada kolom komentar.
logoblog