Desainer Indonesia Cuma Bisa Ngeluh! Inilah Solusi "Desain Anti Murah"

"Indonesia gak bisa apresiasi karya, emang pikir desain gampang gak butuh waktu dan pemikiran ?, serasa gak dihargai lah udah cape cape cuma dikasih segitu". Itulah salah satu kalimat yang sering dilontarkan desainer di Indonesia. Bukan hanya itu, banyak desainer Indonesia juga yang mengeluh dan menyindir calon client nya melalui kampanye desain anti murah di sosial media pribadi. Namun  itu bukan sebuah solusi karena nyatanya malah terus menerus bertemu dengan desain murah tadi. Nah maka dari itu Portal Dekave akan memberikan solusi buat kamu!

Mengeluh Bukanlah solusi


Sebuah kebiasaan buruk yang harus ditinggalkan adalah mengeluh. Mengeluh bukanlah solusi apalagi jika tidak ada tindakan untuk mencari solusi yang ada. Orang yang mengeluh saja adalah orang yang lemah dan malas. Maka dari itu daripada energimu dihabiskan untuk mengeluh lebih baik cari solusi saja karena problem yang kamu alami sebenarnya adalah salah target pasar.


Tingkatkan Skill & Targetkan Pasar yang Lebih Baik


Kita sering mengeluh tapi skill kita segitu gitu aja. Mengeluh dalam konteks ini sebenarnya adalah sebuah tindakan kecewa yang kamu lakukan di zona nyaman. Solusi dari hal ini adalah keluar dari zona nyaman kamu! Ganti kebiasaan yang biasa kamu lakukan dengan kebiasaan yang lebih baik lagi. Misalnya. jika kamu memang suka desain vector berupa portrait vector wajah lebih baik kamu upgrade ilmu kamu ke dunia desain logo untuk mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi. Belajar bagaimana membuat konsep dalam desain yang awalnya tuh kamu hanya bisa menjiplak sebuah foto saja. Maka dari itu upgrade skill kamu untuk mendapatkan pasar yang lebih baik.


Cari Jalan & Peluang Pasar


Jika kamu sudah memiliki keahlian yang mumpuni untuk mendapatkan pasar yang lebih baik maka tahap selanjutnya adalah mencari sebuah kunci untuk membuka sebuah gerbang untuk membuka target pasar baru. Kamu mungkin perlu melihat sebuah langkah dari orang orang yang lebih sukses dari kamu. Bertanyalah dan ikuti seminar untuk menambah wawasan kamu. Bisa jadi kamu memerlukan bukan hanya modal ilmu tapi modal berupa materi juga jadi persiapkan dan tabung dahulu untuk memulai. Jika tidak maka kamu harus berfikir sangat kreatif untuk mencari sebuah peluang. Kamu bisa mencari sebuah desain solusi yang belum ada saat ini, atau kamu berikan sebuah layanan lebih dan berbeda dari desainer pada umumnya. Intinya cari peluang baru dari kebiasaan lama kamu!


Desainer Gak Cuma Butuh Skill Desain 


Poin terakhir yang harus kamu pahami itu bahwa desainer gak cuma butuh keahlian seputar desain saja. Kamu juga perlu keahlian dan ilmu penunjang untuk desain kamu. Tingkatkan keahlian manajemen kamu, public speaking, sosiologi, leadership, prinsip ekonomi, entrepreneur dan hal lainya yang bisa mendukung keahlian desain kamu. Dengan ini kamu bakalan mempunyai nilai tambah daripada desainer lainya serta mempermudah peluang untuk meningkatkan target pasar kamu di sudut pandang yang lebih luas.

logoblog