8 Kesalahan Desain yang Sering dilakukan Oleh Pemula, Yuk perbaiki!

8 Kesalahan Desain yang Sering dilakukan Oleh Pemula, Yuk perbaiki!

Sebagai pemula kita seringkali melakukan kesalahan yang didasari ketidak tahuan. Padahal kesalahan kesalahan ini harus segera diperbaiki agar desain kita tidak terkesan kurang baik dan murahan. Namun, apa saja sih kesalahan kesalahan yang sering dilakukan oleh pemula ? berikut daftar serta solusinya untuk kamu.


1. Stretch / Gepeng

 Stretch / Gepeng

Hal yang sangat mendasar jika kamu ingin jadi desainer profesional maka wajib menghindari kesalahan ini. Jika kamu melakukan ini, kamu akan terlihat sangat awam dalam desain. Maka dari itu saat ini Portal Dekave beritahu kamu kalau Foto, teks atau grafis apapun sangat diharamkan menarik lebar atau panjang secara satu arah yang membuatnya gepeng seperti gambar diatas. Jika kamu memperbesar lebar 10% maka kamu juga harus melakukan hal yang sama pada panjang nya. Hal ini dihindari karena dapat mengganggu kenyamanan seseorang saat melihat desain dan akan membuatnya terlihat aneh. Solusinya adalah saat kamu menarik lebar atau panjang objek grafis silakan gunakan shift pada keyboard agar rasio objek tersebut tidak berubah.


2. Terlalu mepet

Terlalu mepet

Desainer pemula sering kali tidak memperhatikan jarak objek sehingga objek disimpan tepat diujung lembar atas, bawah atau di pojok. Padahal dalam aturan desain kita memiliki jarak yang dinamakan margin dan padding. Margin adalah sebuah jarak objek tersebut dari objek lainya. sedangkan padding adalah jarak objek didalam objek. sehingga yang harus kamu lakukan adalah memberikan nya jarak yang lebih luas.


3. Warna yang tidak sesuai

Warna yang tidak sesuai

Jika berbicara mengenai warna, desainer harus bisa menyatu padukan warna. Warna yang kita gunakan alangkah baiknya diolah dahulu agar sesuai dengan warna yang akan kita gunakan. Coba gunakan palet dari berbagai referensi untuk menghasilkan warna yang baik. Warna yang terlalu mencolok akan membuat mata sakit melihatnya, demikian juga jika kamu memberi warna teks dan background yang hampir sama, pembaca akan lelah melihat teks tersebut karena tidak mudah untuk dilihat. Jadi warna pada teks harus kontras dengan background nya. Jika background gelap kamu bisa gunakan teks yang terang, demikian sebaliknya. Sesuaikan warna dengan konsep dan kesan yang ingin kamu sampaikan.


4. Font yang tidak sesuai

Font yang tidak sesuai

Desainer pemula sering kali menggunakan font yang terlalu berlebihan seperti font jenis dekoratif. Hal ini harus dihindari apalagi jika digunakan di body teks. Penggunaan font yang terlalu banyak akan membuat desain kamu tidak baik. Cukup gunakan 2-3 font di setiap desain. Font yang digunakan harus mendukung kesan dan pesan yang ingin disampaikan. Jangan gunakan font font yang terlihat murahan dan berlawanan dengan pesan yang ingin kamu sampaikan. Di bagian body teks Portal Dekave sarankan gunakan font serif atau sans serif saja.


5. Objek terlalu besar dan kecil

Objek terlalu besar dan kecil

Apakah kamu pernah melihat banner, name tag dan spanduk yang menaruh logo terlalu kecil atau malah terlalu besar ? ini sangat mengganggu. Setiap objek yang dibuat dalam desain harus bisa dilihat dengan baik. Jika memang ada konsep objek yang besar itu tidak masalah kalau memang konsepnya demikian. Namun jika kamu tidak memiliki konsep tersebut maka sesuaikan proporsi objek yang kamu simpan. Objek yang besar cenderung akan menjadi poin pertama yang dilihat, jadi jangan sampai objek sekunder yang justru malah dilihat pertama, demikian sebaliknya dengan objek yang kecil yang bahkan tidak akan diperhatikan sama sekali.


6. Terlalu banyak objek yang mengganggu

Terlalu banyak objek yang mengganggu

Membuat objek desain tanpa motivasi dan cenderung dekoratif saja akan membuatnya objek tersebut tidak berfaedah. Gunakan elemen grafis jika memang itu bagian untuk menciptakan kesan, jika tidak maka lebih baik hapus saja. Desain yang terlalu ramai dan tidak memiliki ruang kosong akan membuat orang yang melihat pusing dan bingung dengan desain yang kamu buat. Berilah ruang kosong yang membuat orang bisa bernafas terlebih dahulu ketika melihat desain kamu.


7. Tidak rapi

Tidak rapi

Terakhir kerapian adalah mutlak diperlukan dalam desain. Kesalahan yang sering dilakukan adalah menyimpan teks yang tidak sejajar dan menghapus background foto yang tidak rapi. Mulai sekarang coba perhatikan secara detail semua objek yang kamu buat dalam desain, buatlah desain tersebut menjadi rapi dan tertata. Solusi untuk kasus ini adalah kamu bisa gunakan grid system dalam mendesain. Grid system adalah sebuah elemen kotak kotak yang tidak terlihat dalam output untuk meluruskan dan menata elemen desain.


8. Menggunakan efek berlebihan

Menggunakan efek berlebihan

Menggunakan efek berlebih dan tanpa tujuan akan membuat desain terlihat norak. Pertama yang harus kamu perhatikan dalam mengawali desain adalah dengan menentukan arahan desain dan konsep style apa yang ingin dipakai. Jika konsep kamu modern maka kurang kurangi efek bevel. glow, dan gradasi yang tidak sesuai. Border outlines pada tipografi juga akan membuat desain kamu terlihat usang. Gunakan efek jika memang itu diperlukan jangan sampai semua efek kamu pakai, sesuaikan dengan arahan desain. Khusus gradasi coba kamu buat lebih soft dan halus, jika seperti gambar diatas itu adalah style gradasi jaman dulu. Jaman sekarang penggunaan efek sudah sangat dikurangi, apalagi jika kamu berorientasi pada flat design. Pada flat design bahkan tidak ada shadow (bayangan) dan efek bevel sama sekali dalam desain. Efek yang berlebihan justru tidak akan membuat desain kamu terlihat estetika, kamu butuh referensi desain yang lebih segar jika melakukan hal ini.
logoblog