Inilah Jenis - Jenis Animasi Saat Ini, No. 3 Paling Populer !

Inilah Jenis - Jenis Animasi Saat Ini, No. 3 Paling Populer !

Animasi merupakan sebuah hal yang tentu tidak asing apalagi bagi seorang DKV. Meskipun ada jurusan Animasi, namun ternyata DKV juga belajar sebuah animasi juga. Animasi tidak bisa lepas dalam dunia DKV karena ini merupakan sebuah media yang cukup interaktif dan sangat berkembang saat ini untuk menyampaikan sebuah pesan visual.  Perkembangan animasi memang terus melonjak bahkan hingga tingkat lokal di Indonesia. So, buat kamu yang belum tau saat ini Animasi telah memiliki beberapa jenis. Nah daripada bingung yuk ketahui Inilah Jenis - Jenis Animasi yang Ada Saat Ini

1. Animasi Tradisional


Animasi tradisional merupakan animasi yang menggunakan teknik kuno yang mengharuskan kita menggambar frame to frame di kertas. Animator yang menggambar tersebut biasanya dibantu oleh meja yang memiliki lampu di bawah alas meja agar animator bisa melihat frame gambar sebelumnya sehingga ini akan memudahkan untuk membuat frame berikutnya. Gambar akan digeser sedikit demi sedikit sesuai dengan keinginan, perbedaan garis antara frame sebelumnya dan sesudahnya akan menimbulkan bidang yang tidak bertemu yang biasa disebut onion skin. Animasi tradisional belum memanfaatkan teknologi komputer cara kerja teknik ini adalah memanfaatkan ilusi gambar yang dipindahkan secara cepat frame to frame sehingga seolah olah bergerak. Animasi ini menggunakan kecepatan 12 fps, yang artinya setiap satu detik harus ada 12 gambar. Namun agar animasinya telihat halus animator akan menghaluskan animasi-nya menjadi 24fps. Animasi ini digunakan oleh Disney saat zaman dahulu. Saat ini teknik ini banyak ditinggalkan karena memakan banyak waktu dan tidak efisien.


2. Animasi 2D


Animasi 2D memanfaatkan desain vector sebagai elemen utamanya. Berbeda dengan animasi tradisional animasi 2D sudah memanfaatkan komputer. Salah satu software Animasi 2D yang sering kita ditemui adalah dengan memanfaatkan aplikasi flash atau after effect.  Sehinggga, Animasi ini tergolong lebih mudah dan cukup murah. Animasi 2D bisa dibuat dengan frame to frame, namun kini banyak juga yang memanfaatkan rigging dalam animasi 2D. Hadirnya rigging tentu akan sangat membantu animator, sehingga animator tidak perlu membuat gambar satu per satu, karena elemen gerak sudah kita programkan di komputer dengan rigging yang bisa menggerakan elemen bagian badan karakter. sehingga gerak pada animasi 2D bisa lebih fleksibel. Kelebihan lain animasi 2D adalah kita tidak perlu memiliki kemampuan gambar yang kuat layaknya menggunakan animasi tradisional.


3. Animasi 3D / Komputer


Animasi 3D adalah animasi yang saat ini banyak digunakan oleh industri besar maupun kecil. Animasi 3D memanfaatkan penuh teknologi komputer yang ada. Animasi ini akan lebih kompleks dari animasi sebelumnya. Animasi 3D harus melewati tahap modelling, rigging, animasi, hingga composition untuk menciptakan pencahayaan yang tepat. Animasi 3D dapat menghasilkan grafik yang sangat keren dan realis. Tentu dinamakan 3D karena animasi ini mengisi ruang yang berbentuk 3D. Animasi ini terus berkembang secara pesat hingga saat ini. Salah satu kekurangan animasi ini adalah waktu rendering yang cukup lama khususnya bagi pengguna awam karena animasi ini bergantung pada spesifikasi komputer pengguna-nya.


4. Motion Graphics


Motion Graphics adalah animasi yang bisa berbentuk 2D maupun 3D dan memanfaatkan tekonologi komputer. Motion graphics menggabungkan unsur tipografi, Ilustrasi, fotografi dan videografi dengan menggunakan teknik Animasi. Motion graphics sendiri jika diartikan adalah grafis bergerak. Sehingga dalam motion graphics hal yang ditekankan adalah sebuah gerakan dari grafis - grafis desain yang dibuat termasuk unsur ilustrasi ataupun tipografi. Motion graphics biasanya banyak digunakan untuk kebutuhan media informasi, intro, outro, iklan promosi, video lirik lagu dan tutorial. Motion Graphics memerlukan sebuah konsep yang baik agar pesan yang ingin disampaikan nya tercapai.


5. Stop motion


Stop motion adalah animasi yang memanfaatkan teknik fotografi yang dimana si pembuat akan memotret sebuah objek material fisik dalam dunia nyata per frame secara berurutan hingga saat digabungkan menghasilkan sebuah ilusi gerakan animasi yang seolah olah bergerak dengan sendirinya. Dalam stop motion, objek digeser dan diubah sedikit demi sedikit tiap jepretan secara berkelanjutan dan berkesinambungan agar dapat menciptakan sebuah gerakan. Media objek yang digunakan dalam stop motion biasanya berupa kertas dan boneka dengan sendi yang dapat digerakan atau figur tanah liat. Animasi stop motion yang menggunakan tanah liat disebut animasi tanah liat atau clay motion. Meski demikian stop motion tidak menutup kemungkinan untuk menjadikan makhluk hidup sebagai objek. Selain itu dalam stop motion juga kita dapat mengkreasikan gerakan tipografi. Hal terpenting dalam menciptakan stop motion ini, si pembuat harus teliti dalam mengatur posisi kamera dan pencahayaan agar karya yang dihasilkan bisa baik. 

logoblog