Faktor yang Harus Diperhatikan Ketika Membuat Sign System

Sign system merupakan sebuah sistem yang dibangun untuk memudahkan orang-orang di dalam sebuah lingkungan publik. Dengan alasan itulah, seorang desainer sign system tentu tidak boleh sembarangan dalam membuat desain sign system. Ada beberapa faktor penting yang harus diperhatikan khususnya faktor manusia itu sendiri. Apa saja kira kira ? yuk kita cari tau!

1. Faktor Geografis

1. Faktor Geografis

Geografis adalah kenyataan letak tempat suatu wilayah yang ada di bumi. Manusia sebagai makhluk bumi tentu akan selalu beradaptasi dengan lingkungan yang ada. Perbedaan suhu dan cuaca di setiap wilayah akan mempengaruhi manusia dalam ekosistem lingkungan. Lingkungan suatu wilayah yang ada kemudian berdaulat dan saat ini lahirlah banyak negara. Negara satu dan negara lain-nya pasti akan memiliki kebudayaan dan pemikiran yang berbeda. Sehingga geografis adalah faktor yang harus diperhatikan desainer sign system karena setiap manusia dan lingkungan di bumi ini berbeda disetiap wilayah. Hal ini terbukti jika kamu memperhatikan sign system dibeberapa negara dan wilayah yang berbeda, misalnya daerah Arab cocok menggunakan sign system dominan berwarna hijau. Warna hijau akan menjadi warna pusat perhatian di Arab karena dominan lingkungannya gurun berwarna pasir. Kota Bali dan Jakarta akan lebih umum menggunakan Sign System yang memiliki Bahasa Inggris karena banyak turis, dsb.


2. Faktor Demografis

2. Faktor Demografis

Demografis adalah sebuah dinamika kependudukan manusia. Hal ini dapat meliputi usia, sosial, pendidikan, jenis kelamin, serta kemampuan ekonomi. Sign sytem yang dituju untuk kaum perempuan tentu akan berbeda dengan kaum laki - laki. Misalnya saja jika kamu mendesain sign system di lingkungan perempuan mungkin akan lebih cocok menggunakan warna feminim seperti pink daripada kamu menggunakan warna pink untuk sign system laki - laki yang mungkin laki - laki akan melihat suatu hal yang aneh.

3. Faktor Psikografis

3. Faktor Psikografis

Psikografis adalah sebuah identifikasi karakteristik kebiasaan dan perilaku yang ditunjukkan oleh orang - orang dalam dirinya sendiri. Hal ini bisa kita bisa lihat dari kebiasaan dan tindakan psikis yang biasa dilakukan oleh orang - orang. Misalnya warna merah pada orang Indonesia pada umumnya berarti berani sedangkan bagi orang medan berarti makmur. Contoh lain jika kita lihat luar negeri maka simbol cukup untuk sebuah teks sedangkan di Indonesia yang memiliki budaya tutur kata tinggi mungkin perlu teks berupa tulisan yang lebih mudah dibaca.
logoblog