Prinsip dalam Desain Layout yang Harus Diperhatikan


Layout merupakan unsur yang sangat penting dalam desain. Layout yang baik bisa membuat desain yang kita buat menjadi lebih tertata, rapi dan efektif. Maka dari itu, sudah menjadi kewajiban kita sebagai desainer untuk mengetahui prinsip - prinsip dasar yang ada dalam layout. Kira - kira apa saja ? yuk kita cari tahu!


1. Sequence

1. Sequence

Sequence merupakan sebuah urutan bagaimana seseorang melihat elemen desain yang kita buat. Desainer yang baik harus mampu menciptakan aliran pembaca sesuai apa yang direncanakan. Dalam sequence usahakan hal hal penting dan yang harus dibaca pertama disimpan di posisi yang paling mudah dijangkau dan terlihat. Posisi-nya bisa di berbagai macam, namun tugas yang terpenting bagi kita adalah bagaimana agar pembaca tidak kebingungan yang mana yang harus dibaca pertama dan sesudahnya harus pergi kemana. Hal yang harus kita perhatikan adalah latar belakang calon orang yang melihat desain kita, misalnya jika orang Indonesia maka layout yang paling umum adalah dengan urutan Z (dari kiri ke kanan, ke bawah kiri dan ke kanan lagi), ini tentu jelas berbeda jika desain kamu ditujukan kepada orang arab yang pasti dengan membaca dari arah sebaliknya.


2. Emphasis

2. Emphasis

Emphasis adalah sebuah cara bagaimana kita memberikan sebuah penekanan pada suatu objek agar dia menjadi pusat perhatian. Emphasis biasanya akan membuat elemen dilihat terlebih dahulu. Kamu bisa memberikan emphasis pada elemen gambar maupun tulisan. Jika kamu ingin tau bagaimana cara memberi penekanan pada tulisan kamu bisa ke artikel cara memberi kontras pada tipografi. Terakhir, emphasis membuat pembaca lebih terarah dan tidak membuat desain layout kamu membosankan dan tampak jenuh.


3. Balance

3. Balance

Balance adalah sebuah prinsip agar layout yang kita buat nampak seimbang, tidak menumpuk pada satu titik dan proporsi-nya tepat. Seimbang bukan berarti yang kiri harus sama dengan yang di kanan saja, karena selain seimbang yang simetris ada juga seimbang yang asimetris dimana yang salah satu sisi bisa jadi lebih sedikit jumlahnya dan terlihat diagonal. Asimetris akan membuat desain lebih dinamis dan tidak kaku. Terkadang desainer juga perlu memberikan ruang kosong disalah satu sisi agar orang yang melihat bisa "bernafas". Hal yang jelas maksud dari seimbang disini adalah tidak menumpukan konten di salah saatu sisi. Contoh dari prinsip ini : jika sebelah kiri full tulisan maka agar terlihat seimbang kamu bisa membuat gambar penuh di sebelah kanan.


4. Unity

4. Unity

Unity atau kesatuan merupakan prinsip penting agar desain yang kamu buat tampak bersatu dan terlihat konsisten secara keseluruhan. Kesatuan akan menimbulkan harmonisasi antar unsur desain. Setiap unsur desain harus memiliki keterkaitan dan hubungan secara tepat agar desain yang kamu buat tidak disebut "ada yang gak nyambung".

logoblog